Saturday, November 17, 2012

anugerah dari redha

selalu. hati merungut tidak puas hati. kenapa begitu. kenapa begini. semua yang diatur tidak jadi, tidak menjadi. puas fikir. di mana silap. di mana khilaf. bosan. kadang-kadang hati merintih sedih, pedih. airmata usah cerita. selalu pujuk hati, sabar hati...sabar. tapi hati tetap terbakar.

dipendekkan cerita; aku redha akhirnya. demi Allah...semacam rasa dada. lapang dan bahagia.

6 comments:

ghost writer said...

redha lah yang paling tepat untuk jiwa-jiwa yang berantakan.

محمد رازيق said...

dan tahu bahwa dihadapan itu akan ada baiknya, setelah berlaku yang tidak kita inginkan

jomsantaisekejap said...

mana kak ct punya chat-chat? saja tak nak letak ehhh sebab terlebih glamour ehh?

Lai Alam said...

drpd terus fikir & dikenang. meracau makin melarat

Temuk said...

As-salam
Keredhaan, insya Allah, akan berputik dalam hati yang menyakini Allah dan ketentuan-Nya dalam kita melangsungkan kehidupan.

Miss PIJAOSIX said...

salam..
semlm baru tgk ombak wendu...katenyer :redha itu pasrah. pasrah itu menyerah...hihiii

handphone aku xde kompas