tidaklah dapat dipastikan samada sesat jalan atau ditinggalkan oleh tuan. kesian jugak bila pertama kali diberi makan. lahapnya sampai terpaksa diberi tambahan. namun yang tidak tahan, karaokenya sampai larut malam. mahu tidur pun mata tidak boleh hendak dipejamkan sebab tarik suara mengalahkan Penyanyi Hattan.
Monday, January 20, 2014
Monday, November 18, 2013
senang hati - part 16 : cantik sudah...
inilah wajah terkini si rossa. kalau tuan lama yang buang dia dekat kebun kelapa sawit nampak dia sudah cantik macam ini mesti menyesal tak sudah buang dia dulu.
masa mula-mula kutip dulu, mereka tiga beradik. diberi nama memey, rossa dan lisa. waktu kutip mereka dulu, malam itu hujan lebat. masuk aje lorong ke kebun kelapa sawit, budak-budak ini terjongol atas busut. lencun dan menggigil kesejukkan. aku terus gendung dan bawak masuk dalam kereta. dibersihkan lebih kurang dan dikeringkan dengan hairdryer.
belum sempat divaksin lagi. tiga-tiga "gadis". nampak gaya kenalah keluar modal untuk proses spay.
si rossa at dusunkota. coming up si lisa yang demam sampai menggigil dan si memey yang sakit mata sampai sebelah matanya tertutup.
alhamdulillah, mereka kini di dalam rahmat Allah. semoga Allah berterusan salurkan rezeki mereka ikut poket aku.
آمِـــــــــينْ
mari membaca
assalamualaikum wbt.
lama juga tidak kemaskini blog. ayat 'cover' bila ketandusan idea atau kedekut masa.
al kisah sudah masuk hijri baru; 1435H. yang mahu dikongsi ada guna dan ada juga kelakarnya. ceritanya mudah. pasal ulangkaji mengaji. konon-konon pada asalnya mahu belajar bertaranum. semangat berkobar-kobar. beriya-iya mencari, memilih dan membeli Al Quran. masing-masing beri pandangan dan pendapat.
bermulalah hari pertama kelas ulangkaji. dimulai dengan bacaan Ummul Kitab atau senang kata Al Fatihah. emak, bapak, anak lelaki, anak perempuan masing-masing konon-konoknya 'OK' mengaji. tetapi sebenar-benarnya 'KO'.
di hujung-hujung waktu kelas di hari pertama, 'cikgu' mengaji mencadangkan dengan bahasa lembut tapi mendalam;
"macam ni ajelah, esok kita mulakan ulangkaji 'mengaji' dengan Iqra' dulu. bila semua dah betol, otomatik lagu apa pun boleh jadi..."
esoknya, anak beranak dengan senyum simpul pergi ke kedai buku membeli buku Iqra'. sampai sekarang bila bercerita, kami 'ketawakan' diri sendiri tak agak-agak. dan sampai sekarang kami masih lagi ulangkaji dengan bacaan Iqra'. in sya Allah, dalam seminggu dua lagi kami qatam Iqra'.
kelakarkan...tapi benar.
tiada istilah TERLAMBAT dalam hal-hal mencari dan menambah ilmu. semoga kita mendapat taufiq serta hidayah Allah SWT.
آمِـــــــــينْ
orangbiasa\dusunkota
Monday, August 5, 2013
Thursday, July 11, 2013
Wednesday, June 19, 2013
berakhir sebuah penantian
السلم عليكم ورحمة الله
"apa benar inikah pokoknya yang aku minati".
akhirnya jawapan telah pun pasti. senyum melebar sampai hampir menampakkan gusi bila mata terarah ke puteri sulung aku ini.
mata liar mencari-cari. kalau-kalau ada lagi. telahan hati tepat sekali. dicelah-celah hijau nampak merah lagi. senyum berser-seri.
kalau sudah namanya manusia, sifat haloba tetap ada. astagfirullah...
ﺳُﺒْﺤَﺎﻥَ ﺍﻟﻠّﻪُ
ada lagi rupanya.
berakhirlah sebuah penantian. sungguh menyenangkan nikmat dari Allah. wajib ucap....
Monday, June 17, 2013
agar kita tidak lupē
rasanya ramai yang sudah tahu kisah ini, aku juga pernah baca. tapi apa salahnya perkara baik kita baca berulang kali supaya kita saling ingat mengingatkan atau paling kurang kita tidak lupa; yok baca lagi :
Take time to read.... very nice story..
A man woke up early in order to have his morning devotion (NAMAAZ). He got dressed, set on his way to the Allah house.
On his way to the MASJID, the man fell and his clothes got dirty.. He got up, brushed himself up, and headed home.
At home, he changed his clothes, and was, again, on his way to the MASJID.
On his way to the MASJID, he fell again and at the same spot! He, again, got up, brushed himself off and headed home. At home he, once again, changed his clothes and was on his way to the Allah house.
On his way to the MASJID, he met a man holding a lamp. He asked the man of his identity and the man replied 'I saw you fall twice on your way to the MASJID, so I brought a lamp so I can light your way.
The first man thanked him profusely and the two went on their way to the MASJID.
Once at the MASJID, the first man asked the man with the lamp to come in and offer SALAAH with him.
The second man refused.
The first man asked him a couple more times and, again, the answer was the same.
The first man asked him why he did not wish to come in and pray.
The man replied, 'I am Satan'. The man was shocked at this reply. Satan went on to explain, 'I saw you on your way to the MASJID and it was I who made you fall. When you went home, cleaned yourself and went back on your way to the MASJID, Allah ( s.w.t) forgave all of your sins.
I made you fall a second time, and even that did not encourage you to stay home, but rather, you went back on your way to MASJID. Because of that, Allah (s.w.t) forgave all the sins of the people of your household.
I was afraid if I made you fall one more time, then Allah (s.w.t )will forgive the sins of the whole nation (world)so I made sure that you reached the MASJID safely.'
Do not put off the good you intended to do as you never know how much reward you might receive from the hardships you encounter while trying to achieve that good.
For your righteousness can save your family and nation at large.
Do this and see the victory of the Allah ( s.w.t )
If forwarding this message will bother you, or take too much time from you,
then don't do it, but you will not get the reward of it, which is great.
Wouldn't it be easy just to press 'Forward' and receive this reward?
Praise be to Allah ( s.w.t) in the highest.
🔵When you Carry the Quran. Shaitan gets a Headache.
🔵When you Open it, he Collapses.
🔵When he Sees you Reading it, he Faints.
🔵 When he Sees you are living what you read,
he Flees.
And
🔵 when you are about to Forward this Message, he will try to Discourage you...
I Defeated him,
WILL YOU?
- berhasrat berbuat baik di dalam hati sahaja Dia sudah tahu dan Dia sudah berikan ganjarannya. maka teruskanlah melakukan kebaikan tetapi hendaklah berhati-hati dalam menjauhi perkara riak.
wallahua'lam.
Subscribe to:
Posts (Atom)










